Rabu, 20 November 2013

Fungsi Dalam Bahasa Pascal

Fungsi adalah program kecil yang berada dalam program utama yang digunakan untuk
menyelesaikan masalah khusus dengan paramater yang diberikan. Penggunaan fungsi hamper
mirip dengan procedure.
Penulisan Fungsi
Konsep fungsi di dalam bahasa pascal mirip dengan konsep fungsi di dalam matematika dimana
fungsi digunakan untuk menghitung nilai berdasarkan nilai masukan.
Berikut adalah contoh program menggunakan fungsi :
Perhatikan bagaimana fungsi ini digunakan.
Jika di run maka akan menghasilkan output sebagai berikut :
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
36
Agar dapat memahami langkah-langkah pembuatan program  seperti di atas, sebagai latihan
buatlah program menghitung luas segitiga menggunakan fungsi.
Refrensi
1.  Fathul Wahid.2004.  Dasar-dasar Algoritma dan Pemrograman.Yogyakarta.
Penerbit Andi
2.  Rinaldi Munir. 2005. Algoritma dan Pemrograman Dalam Bahasa Pascal dan C.
Bandung Edisi Ke 3 Buku 1.Bandung.Penerbit Informatika.
3.  http://id.wikipedia.org/wiki/Algoritma.
4.  http://www.itechsoft.web.id/tipe-operator-dan-ekspresi-dalam-algoritma-pemogr
aman.html
5.  http://iamazzahra.blogspot.com/2009/06/algoritma-dan-struktur-data.html
6.  http://id.wikipedia.org/wiki/Bilangan_bulat
7.  http://id.wikipedia.org/wiki/Bilangan_riil
8.  http://id.wikipedia.org/wiki/String
9.  http://www.irietools.com/iriepascal/progref357.html
10. http://www.tutorialspoint.com/pascal/pascal_case_statement.htm
11. http://id.wikibooks.org/wiki/Pemrograman_C/Prosedur_dan_Fungsi
Biografi Penulis
Budi Permana, S.Kom  adalah alumni  Stmik Mardira Indonesia dari
kota  Bandung, setelah lulus melanjutkan kuliah selama 6 bulan untuk
mengambil  Akta IV  di  UNISBA.  Penulis pernah bekerja sebagai
teknisi jaringan dan guru  di  Smk Marhas dan pernah juga bekerja

sebagai Konsultan IT.

Procedure Dalam Bahasa Pascal

Prosedur adalah sebuah sub program yang dibuat terpisah dari program utama yang dapat di
panggil sewaktu-waktu oleh program utama. Prosedure merupakan program yang  tidak berdiri
sendiri karena tidak dapat di eksekusi secara langsung. Procedure dapata memiliki parameter
atau juga tidak. Procedure yang memiliki parameter biasanya variable -variabel/peubahnya biasa
di deklarasikan pada bagian header procedure.
Penulisan Procedure
Berikut adalah contoh penulisan procedure tanpa parameter:
Berikut adalah cara pemanggilan procedure tanpa parameter di dalam program:
Jika di run maka akan menghasilkan output sebagai berikut :
Pada program diatas kita dapat perhatikan bagaimana procedure dipanggil melalui program

utama. Sehingga ketika program di jalankan program utama langsung memanggil procedure.

Perulangan Dalam Bahasa Pascal

Salah satu kelebihan komputer apabila di bandingkan dengan manusia adalah dapat melakukan
suatu perintah yang sama secara berulang-ulang tanpa mengenal lelah dan bosan. Kelebihan ini
lah yang tidak di miliki oleh manusia. Sehingga manusia dapat memanfaatka n kelebihan ini
untuk kepentingannya dalam menyelesaikan tugas-tugas keseharian.
Di dalam bahasa pascal terdapat 3 pernyataan perulangan yang lazim sering digunakan oleh
para pemrogram. Ketiga pernyataan itu adalah sebagai berikut :
1.  Pernyataan For,
2.  Pernyataan While, dan
3.  Pernyataan Repeat.
Ada baiknya setiap pernyataan tersebut kita pahami satu persatu. Karena dalam setiap masalah
yang kita hadapi perlu penangan yang berbeda pula. Oleh Karen itu setiap pernyataan tersebut
memiliki fungsi yang berbeda-beda dalam setiap pengaplikasiannya.
1.  Pernyataan For
Perulangan for digunakan untuk mengulang statmen sebanyak yang telah didefinisikan sebelum
perulangan tersebut di eksekusi. Perulangan For..to.. do biasanya digunakan apabila pencacah
sudah di ketahui.
For pencacah <- nilai awal to nilai akhir do
pernyataan
end for;
Keterangan :
a.  Pencacah harus berupa tipe data integer atau karakter.
b.  Nilai awal harus lebih kecil atau sama dengan nilai akhir.
c.  Pernyataan adalah statmen yang di ulang sebanyak berulang kali.
Berikut adalah contoh-contoh pengaplikasian pernyataan for dalam bahasa Pascal.
Contoh Program 1 :
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
24
Apabila di run maka akan menghasilkan output sebagai berikut :
Penjelasan kode :
Kode  Keterangan
Write („Masukan jumlah nilai yang akan di
ulang = )
Berfungsi untuk menampilkan teks
„Masukan jumlah nilai yang akan di ulang
=
Readln(n)  Berfungsi sebagai inputan jumlah nilai
angka
For I := 1 to n
Writeln(„Saya berjanji tidak akan nakal
lagi)
Berfungsi sebagai perulangan dimana
pengulangan sesuai dengan nilai n dan
akan menampilkan pesan saya berjanji
tidak akan nakal lagi.
Contoh Program 2 :
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
25
Jika di run maka akan menghasilkan output sebagai berikut :
Penjelasan kode :
Kode  Keterangan
Write („Tulis angka dari 1 sampai dengan
)
Berfungsi untuk menampilkan teks „Tulis
angka dari 1 sampai dengan
Readln(n)  Berfungsi sebagai inputan jumlah nilai
angka
For I := 1 to n
Writeln(i)
Berfungsi sebagai perulangan dimana
pengulangan sesuai dengan nilai n dan akan
menampilkan angka sebanyak n.
Contoh Program 3:
Jika di run maka akan menghasilkan output sebagai berikut : 
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
26
Penjelasan kode :
Kode  Keterangan
Write („Input angka = 7 )  Berfungsi untuk menampilkan teks „input
angka =
Readln(n)  Berfungsi sebagai inputan jumlah nilai
angka n
For I := n downto 0
Writeln(i)
Berfungsi sebagai perulangan dimana
pengulangan sesuai dengan nilai n dan akan
menampilkan angka terbesar hingga
terkecil.
2.  Pernyataan While
Pernyataan while ini akan melakukan perulangan selama kondisi bernilai
benar/true. Jika perulang bernilai salah/false maka perulangan akan berhenti.
While kondisi do
pernyataan
endwhile;
contoh program 1:
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
27
Jika di run maka akan menghasilkan output sebagai berikut :
Penjelasan kode :
Kode  Keterangan
Write („Input angka  )  Berfungsi untuk menampilkan teks „Input
angka
Readln(n)  Berfungsi sebagai inputan angka
J := 0 dan I := 1  Sebagai inisialisasi j sebagai 0 dan I sebagai
1
while i <= n do
begin
Selama I kurang dari n maka proses akan
terus di lanjutkan
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
28
j := j + i;
i := i + 1;
end;
Variable j ditambah dengan 1 kemudian
hasil penambahan akan di tampung di
variable j
Variable i ditambah dengan 1 kemudian
hasil penambahan akan di tampung di
variable I apabila data yang ditampung
melebihi nilai n maka proses akan berhenti.
3.  Pernyataan repeat
Contoh program 1 :
Jika di run maka akan menghasilkan output sebagai berikut :
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
29
Penjelasan kode :
Kode  Keterangan
Write („Masukan angka perulangan= )  Berfungsi untuk menampilkan teks
„Masukan angka perulangan=
Readln(n)  Berfungsi sebagai inputan angka
I := 1;  Inisialisasi I sebagai 1
Repeat  Pernyataan perulangan
Writeln(I,SMK Marhas)  Untuk menampilkan pesan SMK Marhas
sedangkan „I akan menampilkan angka
sebanyak di ulang.
i = I + 1;
until I > n
Berfungsi apabila nilai I lebih besar dari n
maka perulangan akan berhenti.
Contoh program 2 :
Jika di run maka akan menghasilkan output sebagai berikut : 
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
30
Penjelasan kode :
Kode  Keterangan
Write („Masukan Password )  Berfungsi untuk menampilkan teks
„Masukan Password
Readln(n)  Berfungsi sebagai inputan password
I := „n  Inisialisasi I sebagai karakter n
If n = „nobi then writeln(„Password
Benar)
Jika inputan n sama dengan nobi maka
akan menapilkan pesan password benar.
Else writeln(„Password Salah)  Jika kondisi pertama tidak terpenuhi maka
akan menampilkan pesan Password salah.
Write(„Cobal lagi ?) readln(i)
Until I = „n
Akan menampilkan pesan pertanyaan
Coba lagi. Jika ya maka program akan di
ulang dan jika memasukan nilai n maka
program akan berhenti.
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
31
Contoh program 3:
Jika di run maka akan menghasilkan output sebagai berikut :
Penjelasan kode :
Kode  Keterangan
Write („Cuaca hari ini mendung atau cerah
? )
Berfungsi untuk menampilkan teks „Cuaca
hari ini mendung atau cerah ?
Readln(cuaca)  Berfungsi sebagai inputan nilai
I := „n  Inisialisasi I sebagai karakter n
If cuaca = „mendung then writeln(„Hari ini
hujan)
Jika inputan cuaca sama dengan mendung
maka akan menapilkan pesan hari ini
hujan.
Else writeln(„Hari ini panas)  Jika kondisi pertama tidak terpenuhi maka
akan menampilkan pesan Hari ini panas.
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
32
Write(„Cobal lagi ?) readln(i)
Until I = „n
Akan menampilkan pesan pertanyaan Coba
lagi. Jika ya maka program akan di ulang
dan jika memasukan nilai n maka program

akan berhenti.

Tipe, Operarator Dan Eskpresi

Variabel dan konstanta adalah objek data yang biasa dimanipulasi didalam sebuah
program. Agar dapat di eksekusi oleh program terlebih dulu tipe data variable tersebut
harus di deklarasikan sebelum program dapat di eksekusi. Hasil akhir dari eksekusi
adalah menghasilkan sebuah result dimana program mengkombinasikan setiap variable
sehingga menghasilkan suatu nilai baru.  Tipe data dikelompokan menjadi 2 yaitu tipe
dasar dan tipe bentukan.
1. Tipe Dasar
Tipe dasar adalah tipe yang sudah ada dan dapat langsung di pakai. Yang termasuk tipe
dasar adalah bilangan lojik, bilangan bulat, karakter, bilangan riil, dan string.
Contoh Tipe data dalam PASCAL:
  integer (contoh: -1, -2, 0, 83, 1283)
  real (contoh: -1.242, 39.0, 1.87)
  char (contoh: „a, „b, „c)
  boolean (contoh: true, false)
  string (contoh: „al-azhar, „nama_saya)
Bilangan Lojik
Nama tipe bilangan lojik adalah Boolean.  Kata booelan ini  diambil dari nama seorang
tokoh matematikawan Inggris yang bernama   George Boole.  Bilangan lojik  ini hanya
mengenal dua nilai yaitu true atau false.
Biasanya tipe Boolean ini sering di aplikasikan pada  operasi logika dimana operasi
logika ini menghasilkan nilai true atau false. Operator yang sering digunakan untuk
operasi logika ini adalah not, and, or dan xor.
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
7
Bilangan Bulat
Bilangan bulat terdiri dari bilangan cacah (0, 1, 2, 3, ...) dan negatifnya (-1, -2,  -3, ...; - 0
adalah sama dengan 0 sehingga tidak lagi dimasukkan secara terpisah). Bilangan bulat
dapat dituliskan tanpa mengandung komponen desimal atau pecahan. Nama tipe dari
bilangan bulat ini adalah integer. Tipe bilangan bulat  ini  mempunyai ranah nilai yang
tidak terbatas.  Berikut  tipe data   integer   yang memiliki rentang nilai tertentu,
yaitu : byte, shortint, word, integer dan longint.
Tipe  Rentang Nilai
Byte  0 . . 255
Shortint  -128 . . 27
Word  0 . . 65535
Integer  -32768 . . 32767
Longint  -2147483648 . . -2147483648
Operasi bilangan bulat ada dua, yaitu
Operasi Aritmatika  Operasi Perbandingan
+  <
-  <=
*  >
Div  >=
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
8
Mod  =
<> 
Bilangan Riil
Dalam matematika, bilangan riil atau bilangan real menyatakan bilangan yang bisa dituliskan
dalam bentuk desimal,  seperti 2,4871773339… atau 3.25678.  Nama tipe  dari  bilangan riil
adalah real.
Tipe real dapat direpresentasikan ke dalam empat macam tipe, yaitu  real, single,
double dan extended.
Tipe  Rentang
Real  2.9 x 10
-39
. . 1.7 x 10
18
Single  1.5 x 10
-45
. . 3.4 x 10
38
Doble  5.0 x 10
-324
. . 1.7 x 10
308
Extended  3.4 x 10
-4932
. . 1.1 x 10
4932
Setiap konstanta yang bertipe bilangan riil harus ditulis dengan tanda titik desimal.
Operasi yang dilakukan terhadap bilangan riil ada dua macam, yaitu :
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
9
Operasi Aritmatika  Operasi Perbandingan
+  <
-  <=
*  >
/  >=
=
<> 
Karakter
Karakter adalah  mencakup  huruf abjad,  tanda baca, angkayang diberi  tanda petik („0) dan
karakter khusus seperti „&, „@. Nama tipe dari karakter ini adalah char.
Operasi tipe karakter adalah operasi perbandingan
Operasi Perbandingan
=  <
<>  <=
>=  >
String
Tipe data string adalah tipe data yang digunakan untuk menyimpan barisan karakter. Nama tipe
dari    string  ini  adalah string.  Biasanya Konstanta string harus diapit oleh tanda petik tunggal,
contoh : „Presiden, „Indonesia.
Operasi
Operasi yaitu operator aritmatika (+) dan operasi perbandingan.
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
10
Operasi Aritmatika  Operasi Perbandingan
+  <
<=
> 
>=
=
<> 
2.  Tipe Bentukan
Tipe bentukan adalah tipe yang dibuat sendiri sesuai keinginan pemrogram.
Contoh :
Type Bilangan : real;
Tipe bilangan diatas adalah tipe bilangan real. Dalam implementasinya jika kita memiliki
variable R yang bertipe bilangan maka tipe R tersebut sama dengan tipe bilangan real.
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
11
BAB III
Pemilihan Dalam Bahasa Pascal
Didalam membuat program tentunya ada masalah yang dapat di pecahkan secara
langsung seperti menghitung sebuah persegi panjang yang hasilnya bias kita dapatkan
dari perkalian panjang * lebar. Tentunya setiap masalah memiliki p enangan yang
berbeda, seperti didalam sebuah perkuliahan bagaimana kita bias menentukan nilai grade
A, grade B grade C dari hasil nilai angka yang kita dapatkan.
1.    Statemen IF
Penggunaan statement If ini adalah bagaimana kita mengkondisikan sebuah expresi
dimana kita menentukan sendiri mana expresi yang menghasilkan nilai true dan mana
expresi yang menghasilkan nilai false. Untuk aturan penulisan statement IF ini adalah
sebagai berikut :
If kondisi then
Statement1
else
statement2
end;
Statement di atas dapat kita ilustrasikan sebagai berikut :
1.  Jika suatu kondisi menghasilkan nilai true maka statement 1 akan dijalankan.
2.  Sebaliknya jika suatu kondisi menghasilkan nilai false maka statement 2 lah yang
akan di jalankan.
Berikut kita akan membuat program grade menggunakana statement If dengan bahasa
pascal.
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
12
Contoh program 1 :
Kode di atas jika di jalankan akan menghasilkan output sebagai berikut :
Penjelasa kode :
Kode  Keterangan
Write („Masukan Nilai Uas )  Berfungsi untuk menampilkan teks
„Masukan Nilai
Readln(n)  Berfungsi sebagai inputan nilai Uas.
If n >= 8 then write („Grade A)   Jika nilai inputan lebih besar dari n maka
akan menampilkan Grade A
If (n >= 7) and (n <8) then write(„Grade  Jika nilai inputan lebih besar sama dengan
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
13
B)    7 dan kurang dari 8 maka akan
menampilkan Grade B.
Else write („Grade C)  Jika inputan tidak memenuhi kriteria A dan
tidak memenuhi kriteria B makan akan
menampilkan Grade C.
Contoh program 2 :
Jika kode yang dimasukan nobi maka akan menghasilkan output sebagai berikut :
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
14
Penjelasan kode :
Kode  Keterangan
Write („Masukan )  Berfungsi untuk menampilkan teks
„Masukan Password
Readln(n)  Berfungsi sebagai inputan password
If n = „nobi then write („Password Benar)   Jika nilai inputan benar = nobi maka akan
menampilkan „Password Benar
Else write(„Password Salah)    Jika nilai inputan salah tidak sama dengan
nobi maka akan menampilkan „Password
Salah
Contoh Program 3:
Jika di run maka akan menghasilkan output sebagai berikut :
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
15
Penjelasan kode :
Kode  Keterangan
Write („Masukan )  Berfungsi untuk menampilkan teks
„Masukan Bilangan
Readln(n)  Berfungsi sebagai inputan angka
If n mod 2 = 0 write („ini bilangan Genap)  Jika kondisi n memenusi kriteria maka n
adalah bilangan genap.
Else („ini bilangan Ganjil)  Jika tidak maka n adalah bilangan ganjil
Contoh Program 4 :
Jika di run maka akan menghasilkan output sebagai berikut :
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
16
Penjelasan kode :
Kode  Keterangan
Write („Masukan Nilai A )
Write („Masukan Nilai B )
Berfungsi untuk menampilkan teks
„Masukan Nilai A dan B
Readln(n)  Berfungsi sebagai inputan angka
If n > I then write(„Bilangan terbesar adalah
A)
Jika nilai n lebih besar dari I maka akan
menampilkan pesan Bilangan terbesar
adalah A.
Else write(„Bilangan terbesar adalah B)  Jika kondisi pertama tidak terpenuhi maka
akan menampilkan pesan Bilangan terbesar
adalah B
Contoh Program 5 :
Jika di run maka akan menghasilkan output sebagai berikut :
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
17
Penjelasan kode :
Kode  Keterangan
Write („Cuaca hari ini mendung atau cerah
)
Berfungsi untuk menampilkan teks „cuaca
hari ini mendung atau cerah
Readln(n)  Berfungsi sebagai inputan mendung atau
cerah
If cuaca = „mendung then writeln(„Hari ini
Hujan)
Jika inputan cuaca sama dengan mendung
maka akan menampilkan pesan hari ini
hujan.
Else write(„Hari ini panas)  Jika inputan cuaca sama dengan cerah
maka akan menampilkan pesan hari ini
panas
3.  Statement Case Of
Sejauh ini, Anda telah belajar bagaimana menggunakan  statemen If. Namun dalam
beberapa kasus, statement Case Of    lebih disukai untuk pernyataan If   karena mengurangi
beberapa kode yang tidak perlu, tetapi makna yang sama  tetap  dipertahankan.  Case of
ini sangat mirip dengan  statement If dalam penggunaanya. Berikut adalah aturan
penggunaan statement Case Of :
case (expression) of
L1 : S1;
L2: S2;
...
...
Ln: Sn;
end;
Dimana, L1, L2 ... adalah Case label, atau nilai-nilai masukan yang bisa integer,
karakter, boolean atau disebutkan item data. S1, S2, ...  adalah pernyataan, masing-masing
pernyataan mungkin memiliki satu atau lebih dari satu label kasus yang terkait
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
18
dengannya. Ekspresi ini disebut Case pilihan atau Case indeks. Case Indeks
mengasumsikan nilai-nilai yang sesuai dengan case label.
Aturan berikut berlaku untuk case statement :
  Ekspresi yang digunakan dalam sebuah case statment harus memiliki tipe
integral atau enumerasi, atau menjadi tipe kelas di mana kelas memiliki fungsi
konversi tunggal untuk tipe integral atau enumerasi.
  Setiap Case diikuti dengan nilai yang akan dibandingkan dengan titik dua.
  Case Label untuk case harus tipe data yang sama sebagai ekspresi dalam case
statment, dan harus berupa sebuah konstanta atau literal.
  Compiler akan mengevaluasi ekspresi case. Jika salah satu dari nilai case label
ini sesuai dengan nilai ekspresi, pernyataan yang mengikuti label ini dijalankan.
Setelah itu, program akan berakhir.
  Jika tidak ada case label yang sesuai dengan nilai ekspresi aliran program akan
berakhir.
Perhatikan data flow diagram berikut :
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
19
Contoh Program 1 :
Jika di run maka akan menghasilkan output sebagai berikut :
Penjelasan kode :
Kode  Keterangan
Write („Masukan )  Berfungsi untuk menampilkan teks „Input
hari ke
Readln(n)  Berfungsi sebagai inputan pilihan
Case pilih of  Jika kita menginput angka no 1 maka akan
tampil pesan senin.
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
20
Contoh Program 2 :
Jika di run maka akan menghasilkan output sebagai berikut :
Penjelasan kode :
Kode  Keterangan
Write („Masukan Nilai )  Berfungsi untuk menampilkan teks „Masukan
Nilai
Readln(n)  Berfungsi sebagai inputan nilai
Case nilai of  Jika kita menginputkan nilai 80 maka akan tampil
pesan Grade B. case nilai of berisi list nilai grade.
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
21
Contoh program 3 :
Jika di run maka akan menghasilkan output sebagai berikut :
Penjelasan kode :
Kode  Keterangan
Nilai_Huruf = „B  Jika kita memasukan huruf B dan
menjalankan program maka akan tampil
pesan „Well Done , „Your Grade is B kita
bias mengganti B menjadi A atau C.
Case nilai_huruf of  Berisi nilai list grade.
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
22
Contoh Program 4 :
Jika program di run maka akan menghasilkan output sebagai berikut :
Penjelasan kode:
Kode  Keterangan
Write („Masukan mata pelajaran )  Berfungsi untuk menampilkan teks
„Masukan kode mata pelajaran
Readln(pilih)  Berfungsi sebagai inputan pilihan
Case pilih of  Jika kita menginput angka no 2 maka akan
tampil pesan Pemrograman Visual Studio
2010. Case pilih of ini berisi list pilihan

mata pelajaran.

Selasa, 18 Juni 2013

BRIKER

       Briker merupakan salah satu Inovasi terbaru dalam bidang komunikasi, karena Briker murupakan PBX berbasiskan IP (IP-PBX) yang berbentuk software. dengan menginstall Briker pada komputer atau laptop anda, maka komputer atau lapotop tersebut dapat berubah menjadi mesin PBX dengan kemampuan telekomunikasi Via jaringan IP. 
      Briker pertama kali dikembangkan oleh "Anton Raharja" pada sekitar pertengahan tahun 2008. dengan munculnya Briker , Anton berharap, kelak jaringan tersebut bisa semakin besar dengan begitu akan banyak operator resmi di Tanah air yang tertarik dan mau serius menyediakan solusi-solusi terbaru berbasis IP. menggunakan Briker tidak harus slalu terhubung dengan VOIP rakyat, bahkan tidak perlu harus ada internet cukup dengan  LAN saja sudah dapat terhubung untuk melakukan sambungan telepon gratis. Berbeda dengan VOIP rakyat, yang dapat dipakai untuk sambungan suara, maka Briker ini dapat pula digunakan untuk Video Call.
     Tidak hanya, cara menginstall software ini sangat mudah, pengguna dapat mendownload langsung dan gartis di www.briker.org . Ukuran filenyna hanya 300 MB dan hanya memerlukan waktu sekitar 20 menit saja untuk menginstallnya.Untuk memudahkan para pengguna, Anton mengaku dalam waktu dekat ini akan segera membentuk Call Center briker, sehingga bagi para pengguna yang mendapat kesulitan dapat langsung bertanya. Inilah yang membedakan antara briker dengan software-software yang ada di luar Negeri.

Berikut merupakan Fitur-fitur dari Briker :
  1. Briker IP-PBX Core: Support VOIP Protocol,Support Analog and Digital telephony device ,Support voice codec : ulaw, alaw, gsm, g723,9729, Support video codec : h264, h263p, h263, h261, Voice calling and conference, Video calling and conference (limited), Unlimited registered accounts, Up to max. 300 online accounts per server, Up to max. 40 concurrent calls, Up to max. 120 concurrent calls (no trascoding)
  2. IP-PBX Administration : Outbound and Inbound routing, Interactive Voice Responsce (IVR) system, Automatic Call Distribution (ACD) , Rin Group, Call Forwarding and Follow me, Voice recordings, Voicemail configuration, Direct Inward System Access ( DISA ).
  3. Billing Administration : Prepaid and postpaid billing, Auto refill ballance,recurring service, Mulitiple currencysupported, Call Detail Record (CDR), Detail call reports, Least Cost Routing (LCR), Least Cost Dialing (LCR), Progressive billing, Export report to PDF dan CSV, Generate invoices to PDF format.
  4. ServerAdministration : User and groups configuration, Date/Time configuration, DHCP server configuration on web, Web based Network configuration on we , Reboot and shutdown from web.






 

Selasa, 02 Oktober 2012

SOFTSWITCH


SOFTSWITCH TELKOM, SERVER VOIP BESERTA FITURNYA

Hay semua, apa kabar….. saya disini akan menjelaskan sekilas tentang Softswitch Telkom, Server Voip beserta fiturnya.
Softswitch lebih dikenal dengan sebagai IP-PBX yang berkaitan erat pada teknologi gateway yang menghubungkan antara jaringan public dan jaringan private, Softswitch sendiri merupakan sekempulan produk, protocol serta aplikasi-aplikasi yang mengizinkan setiap prangkat untuk mengakses layanan telekomunikasi dari pendekatan PSTN, VOIP dan jaringan data yang dirancang untuk dapat memberikan layanan VOICE data serta multimedia. Selain itu Softswitch juga dirancang untuk penatrasi terhadap PSTN dalam bermigrasi ke jaringan data
Prangkat-prangkat dari Softswitch antara lain :
1.       MGC (Media Gateway Controller) atau perangkat Call Agen yaitu elemen jaringan yang berfungsi untuk mengontrol semua sesi komunikasi.
2.       Aplication / Fiture Server yaitu elemen jaringan yang berfungsi sebagai penyedian aplikasi atau fitur layanan kepengguna.
3.       Media Server yaitu elemen jaringan yang berfungsi menangani permintaan-permintaan dari aplikasi server atau softswitch / media Gateway Controller untuk melakukan pemrosesan media.
Softswitch harus mampu manangai trafik panggilan menimal 4juta BHCA dan secara fleksibel dapat ditambah kapasitasnya sesuai kebutuhan, serta kapasitas system harus di desain secara modular dan dalam penambahan modul-modulnya tidak akan mengganggu operasi system yang sedang berlangsung (hot swapable).
Softswitch memiliki beberapa fitur diantaranya :
1.       Abbreviated Dialing  “fitur untuk mempersingkat proses dialing dengan nomor singkatan yang terdiri dari 1 atau 2 digit”.
2.       Call Forwarding (Unconditional, On Busy, No Answer, Call Waiting) “fitur yang memungkinkan pelanggan untuk mengalihkan panggilan yang datang ke nomor lain yang telah ditentukan saat fitur ini diaktifkan”.
3.       Call Waiting “ fitur yang memungkinkan pelanggan menerima panggilan lain saat telepon digunakan”.
4.       Cancel Call Waiting “fitur pelengkap, selain dapat menerima call waiting, pelanggan juga dapat menolak call waiting yang dating”.
5.       Calling Line Identification Presentatiuon (CLIP) “fitur yang memungkinkan pelanggan mengetahui identitas pemanggil”.
6.       CLIP On Call Waiting “fitur yang memungkinkan terminal pelanggan dapat menampilkan nomor pemanggil saat ada call waiting”.
7.       Cofetence Call “fitur yang memungkinkan pelanggan untuk dapat melakukan konferesi telepon”.
8.       Centrex “fitur yang memungkinkan beberapa pelanggan sebagaimana dalam system PBX tanpa dibatsi oleh suatu lokasi”.
Selain menjelaskan tentang  Softswitch beserta fiturnya saya juga akan juga menerangkan sedikit tentang Server (penyedia) Voip / IP-PBX beserta fiturnya.
Server voip antara lain :
1.       Elestix
Adalah prangkat lunak yang menyatukan IP-PBX, e-mail , IM, Fax dan fungsi kolaborasi. Pengembang telah menulis interface web yang memungkinkan kita untuk dapat mengakses program serta menulis prangkat lunak tertentu seperti : pelaporan program, deteksi hardware, konfigurasi jaringan, modul update software, restore backup dan menejemen user.
 Fitur-fiturnya antara lain : 
Ø  SIP and IAX2 support
Ø  Frendly web user interface
Ø  Send/receive FAX
Ø  Billng Interface and Call Detail Record (CDR)
Ø  Grahical configuration ot networkmparameters
Ø  Voicemail module and web interface
Ø  Integrate operator panel module
Ø  Automatic Call Distribution (ACD) and Ring Group
Ø  Call forwarding ang follow me
Ø  Interactive Voice Response (IVR)
Ø  Video call sport
Ø  3rd
Ø  Party application support: SugarCRM, Openfire, Mail Server
2.       Asterisk
Dapat diartikan sebagai PBX yang lengkap dalam bentuk perangkat lunak dan menyediakan semua fitur seperti PBX. Asterisk sendiri menrupakan open source software yang biasanya digunakan untuk membangun suatu system layanan komunikasi serta memberikan kemudahan kepada penggunanya untuk mengembangkan layanan telepon sendiri dengan kustomunisasi yang seluas-luasnya diberikan kepada pihak pengguna.
Fitur-fiturnya antara lain :
Ø  Voicemail
Ø  Call Conferancing
Ø  Interctive Voice Response
Ø  Call Queuing
Ø  Three Way Calling
Ø  Caller ID Service
Ø  Abalog Display Service Interface
Ø  Protokol VoIP SIP
Ø  H323 (sebagai client dan gateway)
3.       Briker
Ini merupakan PBX yang berbasiskan IP (IP-PBX) yang berbentuk software. Dengan menginstall  briker pada computer, maka computer tersebut akan berubah menjadi mesin PBX (private branch exchange) dengan kemampuan telekomunikasi via jaringan IP. Menggunakan briker tidak harus selalu terhubung dengan voip rakyat, ataupun tidak perlu ada internet cukup ada LAN saja sudah dapat terhubung dan tanpa harus mengeluarkan biaya (gratis).
Briker ini adalah salah satu inovasi terbaru dalam bidang komunikasi yang dikembangkan oleh Anton Raharja. Fitur-fitur briker antara lain :
1.       Briker IPPBX Core :
Ø  Support VOIP protocol:SIP,IAX2 and H.323
Ø  Support analog and digital telephony device
Ø  Support voice codec:ulau,alaw,gsm,m723,g729
Ø  Support video codec:h264,h263p,h263,h261
Ø  Voice calling and conference
Ø  Video calling and conference(limited)
Ø  Unlimited registered accounts
Ø  Up to max.300 online accounts per server
Ø  Up to max.40 concurrent calls(transcoding)
Ø  Up to max.120 concurrent calls(no transcoding)
2.       IPPB Admistration :
Ø  Outbound and Inbound routing
Ø  Intractive Voice Response (IVR)system
Ø  Automatic Call Distribution(ACD)
Ø  Ring Group
Ø  Call forwarding and follow me
Ø   Voice recordings
Ø  Voicemail configuration
Ø  Direct Inward System Access (DISA)
3.       Billing Administration
Ø  Prepaid and postpaid billing
Ø  Auto reflill balanca, recurring serverce
Ø  Multiiple currecy supported
Ø  Call detqail records (CDR)
Ø  Detail call reports
Ø  Least cost routing (LCR)
Ø  Least cost dialing (LCD)
Ø  Progressive billing
Ø  Export report to PDF & CSV
Ø  Generate invoices to PDF format


4.       Server Administration
Ø  User and grups configuration
Ø  Date/time configuration
Ø  DHCP server configuration on web
Ø  Web bassed Network configuration on web
Ø  Reboot and shutdown from web
4.   Asterisk Now
                                      Adalah software hybrid TDM dan PBX packet-voice yang memiliki platform IVR dan ACD dengan kode sumber terbuka dan berupa alat lunak, sebuah distribusi Linux khusus yang mencakup Asterisk yang asteriskGUI dan semua prangkat lunak lainnya yang diperlukan untuk sistemn Asterisk. AsteriskNOW mencakup semua konponen yang diperlukan untuk menjalankan Linux, debug dan membangun asterisk. Fiturnya adalah AsteriskNOW 1.5.0 dalm versi 1.5 CentOS 5.3 DAHDi (Digium Asterisk Harware Device interface).

KESIMPULAN :
Dari semua fitur server VOIP diatas fitur yang cocok untuk saya adalah BRIKER, selain fiturnya lengkap briker juga simple dan fleksibel karena tidak harus terhubung dengan VOIP rakyat bahkan tidak harus ada internet, cukupo LAN saja. Semakin banyak briker terpasang dan saling berhubungan melalui VOIP rakyat, semakin besar pula jaringan telekomunikasi berbasis IP gratis versi non operator resmi.
Mungkin hanya itu yang dapat saya deskripsikan mengenai Softswitch Telkom, Server Voip beserta fiturnya, jika ada kekurangan mohon maaf, saran dan masukan anda saya tunggu,
Terimakasih………………J